Stetoskop adalah alat kedokteran yang hampir selalu bisa
kita lihat jika kita memeriksakan diri ke dokter. Sejarah menunjukkan bahwa
stetoskop telah dikembangkan sejak abad ke-17 di Perancis, yaitu oleh seorang
Dokter Perancis bernama René Théophile Hyacinthe Laënnec pada tahun 1816. Namun
demikian konsep analisa mealui suara detak jantung ternyata sudah dikenal sejak
lama di literature Mesir.
Perkembangan Awal Alat Stetoskop
Seperti yang telah disebutkan di atas, stetoskop
ditemukan pada tahun 1816 ketika seorang dokter Prancis muda bernama Rene
Theophile Hyacinthe Laennec sedang memeriksa seorang pasien perempuan muda.
Laennec malu untuk menempatkan telinganya di dada, yang merupakan metode auskultasi
yang digunakan oleh dokter pada saat itu. Dia teringat sebuah trik yang ia
pelajari sebagai pada saat dia masih anak-anak yang bermain suara melalui suatu
padatan, kemudian ia menggulung 24 lembar kertas, ditempatkan satu ujung ke
telinga dan ujung lainnya ke dada wanita itu. Ia senang menemukan bahwa dari
kerucut kertas itu ia bisa mendengar suara dengan keras dan jelas. Itulah kali
pertama yang tercatat dalam dokumentasi naskah auskultasi menggunakan stetoskop
(Mediate Auskultasi) di 8 Maret, 1817 ketika Laennec memeriksa Marie-Melanie
Basset, yang berumur 40 tahun.
Laennec menyebut alatnya dengan sebutan “Le
Cylindre,” yang kemudian berubah menjadi “Stetoskop”, yang berasal dari bahasa
Yunani yang berarti ‘saya lihat’ dan ‘dada.’ Dia menciptakan sebuah stethoscope
dari sepotong kayu (seperti pada gambar di atas). Salah satu ujung memiliki
lubang untuk menempatkan di dekat telinga dan ujung lainnya berbentuk cekung.
Laennec menerbitkan hal tersebut pada risalah klasik pada auskultasi di tahun
1819 di mana di sana ia membahas tentang stetoskop serta diilustrasikan
desainnya. Edisi kedua diterbitkan pada tahun 1826, setelah Laennec meninggal
akibat penyakit Tuberculosis. Stetoskop itu digambarkan memiliki panjang 12
inci dan 1,5 inci dengan diameter lubang 3/8 inci. Pada saat itu, Stetoskop
bisa dibeli dengan harga 2 franc.



0 komentar:
Posting Komentar